No Thumb

Ronald Percaya Frank De Boer Akan Mendapatkan Kesuksesan Besar

ajax-coach-frank-de-boer

39judi.com – Mantan pemain lini tengah dari Tim Nasional Belanda yakni Ronald De Boer mempercayai Frank De Boer akan sukses di kemudian hari bersama dengan kubu Inter Milan. Kendati demikian, perebutan Scudetto di kompetisi Liga Serie A akan menjadi kesuksesan dirinya selama menjadi pelatih. Inter yang ditangani oleh De Boer belum tampil begitu mengesankan di sepanjang pertandingan. Dalam tujuh derby yang sudah diakhiri oleh mereka pada lanjutan Serie A akhir musim lalu, dimana Inter dicatatkan hanya sanggup mengantongi tiga kali keberhasilan besar. Sedangkan di penyisaan empat kali persaingan lainnya hanya berbuah dua kali hasil seri dan juga mengalami dua kali kekalahan buruk.

Meskipun mendapatkan hasil yang kurang memuaskan itu, dimana Inter juga tampil impresif bersama dengan rekan setimnya pada akhir pekan ini yaitu saat mereka mampu menundukkan klub Pescara dengan kedudukan dua-satu pada kompetisi Serie A tahun 2015/2016 ini. Setelah menyelesaikan laga ini dengan status kemenangan tipis, Ronald pun diyakinkan dapat mengikuti jejak saudarannya itu dalam mencapai kesuksesan di kalangan sepakbola. ” Semua butuh waktu yang panjang untuk kembali seperti semula bersama dengan para pemain lainnya. Ini yang akan terjadi kepada Frank De Boer dalam melatih Inter Milan “, Tegasnya kembali.

Disisi lain, Ronald mengatakan bahwa Johan Cruff dan Louis Van Gaal telah mengikuti jejak Frank selama berlatih. Meski kedua pelatih itu mempunyai gaya kepelatihan yang bagus dan mudah membawa tim asuhannya sendiri meraih berbagai gelar juara, namun Ronald juga mempercayai adanya kemampuan Frank dalam menunjukkan keyakinan ini semua di hadapan para pendukung Inter Milan. Berbeda dengan Cruff yang penuh percaya diri selama menjabat sebuah tim. Sementara, eks Manager United ini juga ikut berperan serta dalam hal seperti ini selama memberikan arahan bagus kepada tim besutannya.

Kendati demikian, Ronald menilai bahwa Frank sudah berhasil melewati dua pelatih tersebut dengan harapan yang bagus.

” Memang sedikit berbeda dengan kedua pelatih itu, yang mana Cruyff begitu tegas selama melatih sebuah klub. Sedangkan Van Gaal mengetahui teknik sepakbola yang baik di setiap level tertentu. Meski banyak percobaan yang harus dilakukan oleh Frank, namun Ronald percaya dengan keberhasilannya di masa mendatang. Saya terus memberikan dia pujian besar supaya dia lebih fokus pada kepelatihan yang ada. Dengan demikian, dia baru dapat memahami isi dari semua ini “, Imbun Fredy Guarin dan Ivan Perisic.

No Thumb

Jose Mourinho: United Kontra Liverpool Setara El Clasico

jose-mourinho_20160902_222351

39judi.com – Arsitek sang peracik strategi Manchester United, yakni Jose Mourinho menyebutkan tak sabar melakoni pertandingan di kandang Liverpool, Senin (17/10/2016). Menurut mantan pelatih Real Madrid tersebut, pertandingan Manchester Merah melawan Liverpool bisa disejajarkan dengan El Clasico di publik Spanyol. Jalannya laga di pastikan akan berlangsung sengit di Anfield Stadium.

Sebelumnya, Mourinho sempat merasakan 11 kali bertanding di Anfield Stadium ketika dirinya masih menjabat sebagai manajer Chelsea. Sebanyak 11 kesempatan itu, Mourinho mampu membawa The Blues- julukan Chelsea- memenangi lima pertandingan dan hanya kalah tiga pertandingan. Dalam melihat hal tersebut dipastikan Liverpool akan bermain sungguh-sungguh demi menjaga tren positif di ajang Premier League musim 2016-2017.

” Menjadi pelatih Manchester United sangat berarti bagi setiap orang. Saya tidak bisa membandingkan sejarah pertemuan antara Chelsea melawan Liverpool dengan Manchester United menghadapi Liverpool. Yang pastinya saya ingin memenangkan pertandingan melawan Liverpool nanti. Kami meliki target untuk menempati di urutan empat besar di ajang Premier League,” ungkap Mourinho kepada media setempat.

” Ini merupakan sebuah pertandingan besar yang bisa dikatakan dengan Inter Milan melawan AC Milan, Barcelona kontra Real Madrid, atau mungkin Benfica melawan FC Porto. Tentunya, ini sangat menarik bagi saya dan ingin meraih 3 poin di markas Liverpool. Akan tetapi, itu tidak mudah untuk kami raih. Pasalnya, Liverpool memiliki modal yang kuat di depan pendukungnya sendiri,” tegasnya,

Mourinho pun yakin publik Anfield akan tetap menyindirnya seperti saat dirinya masih menjadi pelatih Chelsea. Apalagi, rivatilas Manchester United dan Liverpool lebih kental daripada The Red- julukan Liverpool- menghadapi Chelsea. Liverpool yang di bawah asuhan Jurgen Klopp memiliki kepercayaan diri tinggi bagi para pemainnya di setiap pertandingan yang telah dilakoninya.

” Pastinya tidak akan ada perbedaan perlakuan pendukung di Anfield Stadium. Saya hanya datang ke sana untuk melakoni pertandingan dan menikmatinya. Pendukung juga harus menikmati pertandingan itu, mendukung tim tuan rumah, dan menciptakan atmosfer negatif untuk tim tamu. Namun, semua itu harus ada batas dan saling menghargai. Saya kerap kali melakukan hal itu,” ujar pelatih berkebangsaan Portugal itu.

Saat ini, The Red Devils- julukan Manchester United- masih berada di peringkat keenam klasemen sementara Premier League dengan raihan 13 poin dari tujuh pertandingan. United berselisih tiga poin dari Liverpool yang menduduki peringkat keempat Liga Inggris.

No Thumb

Xhaka: EPL Lebih Keras Dari Pada Bundesliga

berita-liga-inggris-fans-arsenal-bakal-suka-dengan-janji-xhaka-ini

39judi.com – Salah seorang gelandang serang baru milik Arsenal FC yang bernama Granit Xhaka, menyatakan bahwa permainan yang ada di Liga Inggris sangat keras dan lebih keras dari pada Bundesliga Jerman yang pernah ia rasakan.

Bagi seorang Xhaka, kubu The Young Gunners Arsenal di ketahui bahwa mereka memang bukannya tim yang nomor satu di Liga Inggris.

Sebelum bergabung dengan Arsenal, Xhaka sendiri sempat merumput di Jerman, dengan timnya Borusia Monchengladbach dengan durasi selama empat tahun lamanya.

Gelandang berusia 24 tahun tersebut ini di beli oleh kubu Meriam London pada jendela bursa transfer musim panas tahun 2016 yang lalu, di mana pihak The Gunners mengeluarkan dana sebesar 38,25 juta pounds, atau jika di rupiahkan maka akan mencapai angka 606 miliar.

Dengan nilai tersebut membuat nama dari Granit Xhaka sendiri menjadi salah satu pemain sepak bola termahal yang di beli oleh Arsenal FC pada jendela bursa transfer musim panas tahun 2016 ini.

Menurut sudut pandang dari seorang Xhaka, ia menilai bahwa English Premier League sangat membutuhkan sekali kekuatan fisik yang tangguh, dan tidak hanya itu saja, Liga sepakbola nomor satu yang ada di daratan Inggris tersebut ini juga memainkan tempo bermain yang sangat tinggi dan cepat.

Walaupun demikian, Xhaka masih membenarkan bahwa dari segi teknik dan juga permainan sama dengan Bundesliga Jerman.

“Fisik dari para pemain yang ada di English Premier League jauh lebih keras jika di bandingkan dengan Bundesliga Jerman. Selain itu tempo dari permainan mereka juga sangat tinggi sekali, terutama untuk Arsenal FC. Sangat terdapat banyak sekali usaha-usaha untuk ekspetasi jika di samakan dengan Monchengladbach.” Kata Xhaka dengan jelas seperti yang telah di beritakan oleh Soccerway.

“Untuk taktik dan juga teknik saya rasa sama levelnya dengan Bundesliga Jerman.” Tutup Granit Xhaka.

No Thumb

Alasan Maldini Tolak Balik Ke Milan

1560715-33211611-2560-1440

39judi.com – Nama dari salah satu legenda sepak bola asal Italia, Paolo Maldini, kita ketahui bahwa namanya akan terus tetap melekat di dalam diri dari para pendukung setia dari AC Milan, yang mana di ketahui bahwa sampai saat ini selama 24 tahun lamanya seorang Maldini berkarir di dunia sepak bola, semuanya ia habiskan untuk bisa menjadi bagian dari I Rossoneri.

Walaupun memiliki suatu hubungnan yang sangat baik sekali dengan para penggemar setia dari Milan, Paolo di ketahui bahwa ia sempat menyatakan rasa kekecewaannya kepada pihak manajemen dari mantan tim lamanya tersebut.

Ia kecewa dengan keputusan yang telah di ambil oleh para petinggi AC Milan untuk menjual aset sahamnya kepada salah satu investor kaya raya asal China pada beberapa waktu yang lalu.

Dengan hal tersebut lah membuat seorang Maldini tidak berniat untuk bisa menerima tawaran untuk bisa menjadi direktur bagian teknis di kubu AC Milan. Ia terlihat sangat ragu bahwa prospek atau proyek yang akan di jalani oleh AC Milan pada saat ini dapat berjalan sesuai dengan rencana mereka.

“Saya tegaskan bahwa bukan saya yang membicarakan kepada publik akan rahasia semua ini. Sama sekali tidak terdapat tuntutan dari saya dalam masalah uang atau pun bayaran, dan juga tidak meminta jabatan yang tinggi seperti Galliani saat ini.” Kata Maldini, seperti yang telah di beritakan oleh Football Italia.

“Saya sadar sekali akan keterbatasan saya dan juga potensi saya. Mereka memberikan saya tawaran untuk bisa menjadi direktur teknis, akan tetapi di sisi lain mereka juga sudah memiliki Direktur Olahraga. Dan saya rasa itu bukanlah suatu hal yang tepat untuk bisa membuat sebuah tim menjadi juara.” Sambung Paolo.

“Dan saya juga tidak pernah meminta yang aneh-aneh untuk bertemu dengan pemiliki klub, saya hanya ingin tahu apa yang selama ini mereka inginkan dari saya. Dan saya rasa ini semua harus di perlihatkan dengan secara jelas sehingga bisa membuat semuanya berjalan secara profesional, tidak seperti ini.” Akhir dari mantan kapten dari tim nasional Italia tersebut.

No Thumb

De Boer Akan Buat Inter Kuat Kembali

ajax-coach-frank-de-boer

39judi.com – Perjalanan dari FC Internazionale Milan pada musim 2016/2017 kita tahu bahwa mereka berjalan tidak begitu baik, hal ini terlihat dari 10 pertandingan yang telah di mainkan oleh mereka, di mana tim yang berasal dari kota Milan tersebut ini sudah mendapatkan empat kali kekalahan, dua kali hasil seri, dan sedangkan sisanya untuk kemenangan mereka.

Dengan sejumlah deretan tersebut, membuat Inter Milan pun harus dapat rela berada di peringkat ke sembilan klasemen sementara Serie A Italia, dengan mengoleksi poin sebanyak 11 poin.

Pada hal jika di lihat dari awal-awal musim ini, Icardi dan rekan-rekan satu timnya sukses di nyatakan bahwa mereka merupakan satu-satunya kanidat yang kuat untuk bisa menghentikan akan dominasi dari Juventus FC di pentas Liga Domestik.

Walaupun dengan kedaan seperti ini, tidak membuat pelatih dari FC Internazionale Milan yang bernama Frank de Boer merasa kecil hati dengan melihat akan kemampuan bermain dari anak-anak asuhnya tersebut.

Dengan sangat berani ia menyatakan bahwa secara perlahan bahwa permainan dari Inter sudah berjalan dengan baik dan memperlihatkan nilai yang positif.

“Di dalam sebuah tim yang hebat selalu saja terdapat suatu tekanan yang sangat besar sekali, ini nyata dan kita juga hidup di dalam sebuah kenyataan. Sebuah hal yang sangat normal sekali jika dalam dua minggu pertama saya harus mengetahui akan karakteristik yang di miliki oleh Inter Milan sebenarnya.” Kata pelatih berkebangsaan asal Belanda tersebut.

“Saat ini langkah tersebut telah selesai, dan saat ini saya dan yang lainnya sudah dapat melangkah ke arah yang telah di harapkan oleh seperti biasanya seperti dengan sebuah tim yang besar. Kami telah melakukan semua yang telah kami bisa, jujur memang tidak mudah untuk bisa mendapatkan hasil yang bagus dengan cepat.” sambung Eks pelatih Ajax Amsterdam itu.

“Hanya perlu di lakukan suatu perombakan kembali, karena pada saat bermain melawan AS Roma kami sudah bermain dengan sangat baik sekali, namun sangat di sayangkan sekali bahwa kami telah melakukan suatu kesalahan.” Akhir dari De Boer.

No Thumb

Pirlo Senang Dan Bahagia Di New York City

pirloaleft

39judi.com – Gelandang senior asal Italia yang kini memperkuat New York City, Andrea Pirlo mengaku dirinya sangat senang bisa bermain di kompetisi MLS (Major League Soccer) dan ia juga terkesan dengan gaya permaiann yang diterapkan oleh pihak klub karena ini sangat berbeda dengan liga lainnya. Pada tahun ini Pirlo memasuki musim keduanya di Amerika Serikat keputusannya untuk angkat dari Juventus Stadium dikarenakan ingin mencari susana dan pengalaman baru, usianya yang sudah tidak muda lagi dan ingin memberi para pemain muda untuk tampil lebih banyak lagi adalah sebuah keputusan tepat. Selain Pirlo masih banyak lagi bintang yang sebelumnya bersinar bersama beberapa klub eropa yang tampil di MLS.

Pirlo dalam komentarnya bersama wartawan menyatakan bahwa bermain di Amerika merupakan sebuah tawaran yang cukup menggoda karena disini semuanya sangat berbeda dengan eropa. Apa yang ditampilkan oleh klub-klub MLS sungguh sangat berbeda dan memberikan saya sebuah pengalaman yang baru meskipun masih ada beberapa tim eropa yang mencoba untuk melakukan negoisasi tapi hal tersebut tidak membuat saya merasa tergoda. Disini kebanyak para penonton hadir bersama keluarganya serta menikmati pertandingan dengan baik dan kemenangan merupakan hal yang kedua, kebersamaan sangat jelas terlihat di bangku penonton tentunya ini membuat saya merasa sangat bahagia.

Sepanjangnya karirnya di panggung sepakbola profesional Pirlo memang sudah mendapatkan banyak gelar juara yang bergengsi, hampir di setiap klub yang ia perkuat sang pemain mampu memberikan kontribusi yang besar. Saat usianya sudah tidak muda lagi ia masih mampu memegang pernanan penting. Hal itu sudah terlihat dengan jelas saat memperkuat Juventus raihan tiga gelar juara Scudetto secara beruntun adalah salah satu bukti dari kehebatan Pirlo. Banyak pengamat yang cukup menyesal atas keputusan Pirlo yang pindah ke MLS karena ia dianggap masih bisa menjadi panutan yang bagus bagi para pemain muda tapi semua keputusannya tentu harus dihormati dan yang terpenting ia bisa merasa nyaman bermain di New York City.

No Thumb

Inggris yakin Mampu Jadi Juara Grup

grup-b-profil-timnas-inggris-saq

39judi.com – Memang kini, The Three Lions telah melewati masa – masa emasnya dimana para pemain terbaiknya seperti David Bechkam maupun Paul Scholes telah pensiun. Wayne Rooney yang selama ini digadang sebagai talenta terbaik negeri Ratu Elizabeth ini juga terlihat sangat menurun performanya akibat usia kepala tiga yang telah menghampirinya.

Tapi ini bukan alasan bagi Inggris untuk tidak menampilkan performa terbainya dan menjaga nama baik sebagai salah satu tim unggulan. Tersingkir dibabak 16 besar EURO 2016 membuat pelatih saat itu, Roy Hodgson mengundurkan diri karena menganggap dirinya gagal.

Sam Allerdyce yang jadi pelatih baru setelah cukup lama menanti kesempatan ini juga tidak mampu mempertahankan posisinya karena terjebak oleh wawancara palsu dari seorang wartawan yang menyamar untuk mempertanyakan tentang adanya permainan dalam transfer pemain melalui jalur belakang. Hanya dua bulan melatih, Allerdyce harus mengundurkan diri setelah didesak dan pembesut timnas U – 23, Gareth Southgate dianggap jadi pelatih sementara.

Berada digrup A bersama Skotlandia, Slovenia, Lithuania, Slovakia dan Malta dalam babak kualifikasi Piala Dunia 2018 tentunya membuat banyak pihak merasa yakin bahwa Inggris mampu melewati hadangan ini untuk melaju kebabak berikutnya mengingat perbedaan level yang dimiliki. Walau begitu, pergantian pelatih yang tiba – tiba serta perubahan strategi bisa saja mempengaruhi permainan tim nantinya.

Berhasil menaklukkan Slovakia dilaga pertama dengan skor 0 – 1, kini Inggris akan dihadapkan dengan Malta dilaga kedua. Cukup yakin untuk meraup tiga poin dimana laga ini sangat mungkin dimenangkan oleh mereka, Southgate selaku pelatih baru yakin pemain dalam skuadnya mampu menghadapi semua ini walau posisinya bisa saja tergeser oleh Arsene Wenger, pelatih Arsenal yang didapuk akan jadi arsitek baru Three Lions bulan Januari mendatang.

Memiliki pemain yang tengah on fire dalam skuadnya seperti Theo Walcott, Marcus Rashford dan Daniel Sturridge yang semuanya bermain apik bersama klubnya, hujan gol dipercaya akan terjadi dalam laga ini. Belum lagi lini tengah berlimpah terlihat dari Jordan Henderson, Eric Dier serta Dele Alli yang bisa mengisi posisi ini.

Southgate yang dipercaya hanya akan tiga kali maksimal mengawal laga timnas dalam babak kualifikasi zona eropa ini percaya bahwa skuad ini akan mampu menjadi juara grup serta tidak kesulitan lolos kebabak berikutnya. Walau begitu, diam – diam pria yang pernah bermain sebagai pemain bertahan Inggris ini memiliki ambisi untuk mempertahankan posisinya saat ini walau mendapat banyak kontoversi mengenai dipilihnya pria ini sebagai pelatih utama meskipun sementara tanpa memiliki lisensi resmi.

No Thumb

Antonio Conte Berniat Datangkan Morata

alvaro_morata_0

39judi.com – Manajer Chelsea, Antonio Conte dikatakan masih sangat ngebet ingin mendatangkan Alvaro Morata dari Real Madrid. Alvaro Morata sendiri memang merupakan mantan anak asuh Antonio Conte saat masih menangani Juventus. Bersama-sama mereka meraih gelar juara Seri A. Sebelumnya Antonio Conte pernah mencoba untuk mendapatkan penyerang asal Spanyol tersebut, namun sang pemain lebih memilih kembali ke Real Madrid. Antonio Conte dikatakan akan berusaha mendapatkan tanda tangan sang pemain di bursa Januari mendatang. Alvaro Morata direncanakan untuk diduetkan dengan striker tajam Chelsea saat ini yang juga berkewarganegaraan Spanyol yaitu Diego Costa.

Jika Alvaro Morata akan berlabuh ke Chelsea, maka kuota pemain Chelsea yang berkewarganegaraan Spanyol akan bertambah. Sebelumnya di Chelsea sudah ada Pedro, Fabregas, dan Diego Costa yang berkebangsaan Spnyol. Alasan Antonio Conte ngebet untuk mendatangkan sang pemain tersebut juga disebabkan kurangnya stok striker yang ada di klub asal London tersebut. Sebelumnya Antonio Conte sudah pernah membeli Michy Batshuayi dengan harga beli mencapai 33 juta pounsdterling, namun pemain yang bersangkutan saat ini masih belum bisa berkontribusi lebih baik untuk tim. Pemain muda tersebut saat ini hanya mencetak satu gol dalam lima pertandingan yang dilakoninya. Pedro sendiri sedang menurun performanya, bersama Chelsea ia tidak seproduktif saat masih di Barcelona. Untuk alasan itulah, Antonio Conte ingin segera membeli striker asal Spanyol tersebut selain keinginan lainnya yaitu mendatangkan bek papan atas untuk memperkuat lini pertahanan The Blues yang terlihat lemah.

Antonio Conte sudah kenal cukup dekat dengan mantan striker Juventus tersebut. Ia merupakan andalan Antonio Conte untuk menggebrak lini pertahanan lawan saat masih bersama-sama berkarir di Juventus. Alvaro Morata selalu menjadi starter di laga yang dilakoni Juventus. Wajar jika saat ini, pelatih asal Italia tersebut sangat menginginkan jasa striker asal Spanyol tersebut. Diharapkan bersama dengan Diego Costa, ia bisa menjadi mesin gol bagi Chelsea.

Namun sejatinya, rencana pembelian Alvaro Morata sendiri sepertinya akan sulit terealisasi mengingat pemain yang bersangkutan ingin bertahan di Real Madrid. Alvaro Morata sendiri belum menjadi pemain inti di Real Madrid. Zinedine Zidane bos dari Los Blancos menjadikan Alvaro Morata sebagai pelapis dari Karim Benzema. Namun Alvaro Morata sendiri memang tidak keberatan dengan hal tersebut, dan cukup puas dengan performa yang ia tunjukkan bersama Real Madrdi musim ini.